Masjid Al Akbar Masjid Agung di Surabaya

Masjid pada jaman Rasulullah dibuat untuk pusat pekerjaan buat kaum muslim. Bukan hanya untuk tempat lakukan sholat lima waktu serta sholat Jumat, masjid juga dibuat untuk tempat beraktivitas ceramah dan pengurusan permasalahan umat yang lain. Di masjidlah Rasul serta beberapa teman dekat pikirkan permasalahan umat dan mendapatkan solusinya.

Masjid Al Besar Surabaya, Masjid Agung Kebanggaan Suroboyo

Sekarang ini, Indonesia untuk negara dengan jumlah muslim paling banyak di dunia identic dengan beberapa jenis serta macam masjid yang berada di semua wilayahnya. Serta sekarang ini, sebagian besar daerah atau wilayah di Indonesia mempunyai masjid agung kebanggaan buat warga seputar daerah itu.  Surabaya adalah kota paling besar ke-2 yang berada di Indonesia sesudah Jakarta. Surabaya mempunyai banyak masjid yang tetap didekati oleh pegunjung dari dalam kota atau luar kota, seperti Masjid Muhammad Cheng Hoo yang menggabungkan keelokan arsitektur style Tiongkok serta Arab. Sebab kekhasan arsitekturnya, beberapa orang yang tertipu serta menduga masjid Cheng Hoo satu bangunan klenteng tempat beribadah umat Buddha. Ada pula Masjid Sunan Ampel yang sering jadi arah wisata religi umat Islam, dan lain-lain. Disamping itu, Surabaya mempunyai satu masjid agung bertaraf nasional sebagai kebanggaan arek Suroboyo. Masjid Agung Surabaya ini ialah Masjid Al Besar.

Bangunan Masjid Al Besar Surabaya

Masjid Al Akbar Surabaya tertera untuk masjid paling besar ke-2 di tanah air sesudah masjid Istiqlal di Jakarta. Masjid agung yang besar atau diketahui dengan panggilan masjid Jami’ ini berdiri di atas tanah seluas 11,2 hektar. Masjid Agung Surabaya ini mempunyai satu kubah besar penting dan empat kubah kecil yang lain berbentuk limas. Semua kubah ini dicat dengan warna biru yang selanjutnya identic untuk keunikan dari masjid Al Besar Surabaya ini. Kecuali kubah, masjid ini juga diperlengkapi dengan menara dengan ketinggian 99 mtr.. Sedang view towernya ada di ketinggian 68 mtr.. Pembangunan Masjid Al Besar Surabaya diawali di tahun 1995. Pembangunan masjid agung ini pernah merasakan penghentian sesaat di saat kritis moneter yang berlangsung di tahun 1999. Pembangunannya selesai di tahun 2001 serta pembukaannya diresmikan pada November 2000 oleh Presiden RI saat itu, yakni KH Abdurrahman Top.

Untuk satu masjid agung dengan rasio nasional serta memiliki ukuran yang benar-benar luas, masjid ini diperlengkapi dengan 45 buah pintu yang terdiri dari 90 daun pintu. Pintu masjid dibikin dari kayu jati serta diberi sentuhan kaligrafi untuk menonjolkan ciri uniknya untuk masjid. Ukiran kaligrafi ini dapat disaksikan dari pintu masjid ini. Menara masjid jadi keunikan lain dari Masjid Al Besar. Menara Masjid Agung Surabaya ini sebelumnya diperkirakan dibikin sekitar enam buah. Tetapi dengan beberapa alasan, pada akhirnya dibuatlah satu menara masjid dengan ketinggian 99 mtr.. Di atas menara ini, bisa disaksikan panorama keseluruhnya Kota Surabaya yakni di ketinggian 68 mtr. untuk view tower. Menara ini diperlengkapi dengan lift yang bisa dinaiki seputar 30 orang untuk nikmati panorama Kota Surabaya dari atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *